Komnas HAM menilai penyebab utama tragedi Kanjuruhan ialah penggunaan gas air mata. Hal itu yang jadi pemicu penonton panik hingga menyebabkan 132 korban tewas.
Korban Tragedi Kanjuruhan, Helen Pricella (20), meninggal dunia setelah 10 hari dirawat di ICU RSSA Malang. Berikut penjelasan tim dokter yang merawatnya.
132 orang tewas saat Tragedi Kanjuruhan usai aparat menembakkan gas air mata dan membuat suporter berdesakan. Siapa orang pertama yang menembakkan gas air mata?
Viking Persib Club serius untuk membuka pintu perdamaian dengan The Jakmania. Kelompok suporter Persib dan Persija ini dikenal tak memiliki hubungan baik.
Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris mengakui mencetak 43 ribu tiket saat laga Arema FC vs Persebaya. Padahal, kapasitan stadion sekitar 38 ribu penonton.
Kematian Helen Pricela korban tragedi Kanjuruhan yang baru berusia 20 tahun menambah duka. Kematiannya pun membuat jumlah korban jiwa menjadi 132 orang.