Pemerintah Kabupaten Klaten telah menggelontorkan dana hingga Rp 68 miliar sebagai anggaran penyelenggaraan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Klaten 2024.
Kepala Desa Baturiti, I Made Suryana, menolak bansos dari Partai Gerindra, memicu kontroversi. De Gadjah menilai pernyataannya memecah belah masyarakat.