Kehadiran perusahaan rintisan (startup) teknologi asal China yang bergerak di bidang kecerdasan buatan (AI), DeepSeek bikin gempar pasar saham Amerika Serikat.
Melalui teknologi Artificial Intelligence (AI) dan data analytics, anak usaha Telkom menghadirkan solusi bagi dunia bisnis, pemerintahan, dan masyarakat.
Microsoft berencana investasi US$ 80 miliar di 2025 untuk pengembangan pusat data dan AI. Ini mendukung perlombaan global dalam teknologi kecerdasan buatan.
Menyusul Huawei dan Honor, Xiaomi akan mengintegrasikan teknologi kecerdasan buatan (AI) DeepSeek sistem operasinya, HyperOS 2.0. Ponsel apa saja yang kebagian?
Mark Zuckerberg menjajaki pembelian properti di Washington, DC, untuk mendekati Presiden Trump. Langkah ini mendukung ambisi Meta dalam sektor teknologi.