Monumen Kresek, sering disebut Monumen Keganasan PKI 1948, bukan sekadar objek wisata. Monumen itu dibangun untuk mengenang korban pemberontakan PKI di Madiun.
Monumen Kresek di Madiun mengenang peristiwa berdarah PKI 1948. Sebagai destinasi wisata, ia menggabungkan sejarah, keindahan alam, dan fasilitas publik.
Usaha Mahamenteri Tedjowulan untuk mempertemukan Paku Buwono (PB) XIV Purbaya dan PB XIV Mangkubumi gagal. PB XIV Purbaya absen dalam pertemuan tersebut.