Presiden Prabowo Subianto minta aparat hukum tindak tegas kasus beras oplosan yang merugikan negara hingga Rp 100 triliun. Kejaksaan Agung mulai mengkaji.
Kapolda Banten Irjen Suyudi Ario Seto menghadiri bazar Gerakan Pangan Murah. Dalam acara itu, Polda Banten mendistribusikan 30 ton beras SPHP untuk masyarakat.
Daniel Johan menanggapi temuan 212 merek beras yang tidak sesuai standar alias dioplos. Ia menilai temuan itu alarm keras terhadap sistem pengawasan pangan.
Pemerintah Kabupaten Bogor salurkan 25 ton beras dan bahan pokok lainnya dalam gerakan pangan murah. Kegiatan ini juga menyediakan layanan publik terpadu.