Video rekayasa itu menampilkan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X seolah menyampaikan agar pembayaran suatu barang dilakukan sebelum barang itu dikirim.
Menteri Rosan Roeslani mengungkap rencana lahan eks Hotel Sultan akan dirobohkan dan dijadikan kawasan baru yang berfokus pada sport tourism dan pariwisata.