Sekelompok tentara Myanmar melarikan diri dari negaranya hingga melintasi perbatasan dan masuk ke Thailand setelah diserang oleh kelompok etnis bersenjata.
Gempa terbesar melanda Myanmar, menewaskan lebih dari 2.000 orang dan melukai ribuan lainnya. Bantuan terhambat oleh pemadaman listrik dan kerusakan komunikasi.
Gerakan perlawanan bersenjata mengkritik junta militer Myanmar karena melakukan serangan udara di desa-desa saat negara itu terguncang oleh gempa bumi M 7,7.