Di tengah kehidupan yang sulit, Haryanto tetap berjuang mengais rezeki lewat berjualan Surabi Solo. Dia bahkan ingin bisa berangkat umrah dari jualan tersebut.
Penjualan ogoh-ogoh salah satu kelompok perajin di Kota Denpasar, Gases Bali, telah merambah pasar global sejak 2007. Salah satunya, yakni pasar Belgia.