Seorang jenderal senior Rusia, yang bertanggung jawab atas pasukan perlindungan nuklir negara tersebut, tewas dalam ledakan bom yang mengguncang Moskow.
Chusnul Chotimah, penyintas Bom Bali I berjuang melawan tekanan ekonomi dan sakit kronis anaknya. Ia berharap bantuan untuk biaya kemoterapi dan menagih utang.
Penyintas Bom Bali, Chusnul Chotimah berjuang tagih utang Rp 77,5 juta demi biaya pengobatan anaknya. Upaya hukum dan penagihan tidak membuahkan hasil.