Perang Sunggal 1872 adalah perlawanan besar masyarakat Sumatera Timur terhadap kolonial Belanda, dipicu oleh konsesi tanah oleh Sultan Deli kepada pengusaha.
Suminto mengatakan belum ada informasi pasti soal kapan pria tersebut meninggal dunia. Namun, dari pemeriksaan awal korban meninggal karena sengatan listrik.
Daffa Ardian Pratama, bocah 9 tahun dari Desa Growok, mahir memperbaiki alat elektronik dan menciptakan inovasi. Ia bercita-cita menjadi insinyur penemu.
Melalui pengolahan gas menjadi LPG, fasilitas ini memiliki kapasitas produksi 163 ton LPG per hari dan menghasilkan sekitar 300 barel kondensat per hari.