Polda Riau resmi menetapkan Bripka Andry Darma sebagai DPO. Anggota Brimob itu dicari karena sudah hampir dua bulan atau tepatnya 57 hari absen dari kedinasan.
Seorang anggota Brimob Polda Riau, Bripka Andry, mengaku keberatan dimutasi. Ia mengaku sudah menyetor Rp 650 juta ke atasannya saat berdinas di Rokan Hilir.