Kesempatan tersebut dimanfaatkan oleh Ganjar untuk berdiskusi banyak hal serta meminta masukan-masukan ihwal menjaga persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia.
Haji Nabi saat itu merupakan haji yang pertama sekaligus yang terakhir. Maka, kemudian menjadi wada' (pamitan: haji wada') nabi kepada para sahabatnya.