Seorang driver ojol di Madiun menjadi korban penipuan kosmetik fiktif oleh wanita berinisial NA. Pelaku tak ada di lokasi saat korban mengirimkan barang.
Ketum Dekopin Bambang Haryadi menyerukan agar pemerintah dan perusahaan aplikasi transportasi online memberikan kepemilikan saham kepada para pengemudi.