Motif penganiayaan pelajar oleh geng 'Pasuruan Kutho Begal' ternyata sepele. Korban dianiaya karena tak aktif di grup WhatsApp hingga pelaku tersinggung.
Setelah membunuh mahasiswi Ubaya, Angeline Nathania, guru musik bernama Rochmad Bagus Apryatna alias Roy menggadaikan mobil korbannya senilai Rp 25 juta.
Sebuah potongan kaki ditemukan di dalam area Kenpark Surabaya. Plastik hijau yang membungkus kaki identik dengan plastik berisi mayat termutilasi di Sidoarjo.