Kolombia diguncang serangan bom setelah pelantikan Presiden Abelardo de la Espriella. Satu polisi tewas, presiden kecam serangan dan janji kejar pelaku.
Keluarga melaporkan kematian Sutrimo ke polisi untuk kepastian hukum. Sutrimo ditemukan meninggal di klinik keantikan di Jakarta dalam kondisi mulut berbusa.