Pengasuh pondok di daerah Darat, Semarang Utara, yang diperkirakan lahir sekitar tahun 1820 ini turut memperjuangkan kemerdekaan Indonesia lewat jalur keilmuan.
Kecelakaan maut di Tol Batang-Semarang menewaskan pasangan suami istri Mulyana dan Giyati saat mengantar jenazah anaknya. Tiga orang tewas dalam insiden ini.