Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora masuk dalam jajaran 10 Besar Indeks Daya Saing Daerah (IDSD) Tahun 2026. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi kepada Bupati Blora, Arief Rohman seusai upacara peringatan yang dipusatkan di Alun-Alun Kidul Boyolali.
Arief Rohman mengungkapkan rasa syukurnya atas apresiasi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Menurutnya, capaian ini bukanlah hasil kerja satu pihak semata, melainkan buah dari sinergi kolektif.
"Alhamdulillah, kami menerima penghargaan istimewa ini langsung dari Bapak Gubernur. Penghargaan ini adalah bukti nyata dari hasil kerja keras, inovasi, dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat serta jajaran Pemkab Blora dalam meningkatkan daya saing wilayah kita. Matur nuwun sanget atas sinergi luar biasa dari semua pihak," ujar Arief, dalam keterangan tertulis (19/8/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kabupaten Blora mencatatkan tren perkembangan positif. Selain berhasil meningkatkan skor Indeks Daya Saing Daerah (IDSD), Blora juga resmi menembus daftar Top 10 Apresiasi IDSD 2026, bersaing dengan 35 kabupaten/kota lain di Jawa Tengah.
Dalam jajaran tersebut, Blora bersanding dengan sembilan daerah berprestasi lainnya, yaitu Kota Surakarta, Kabupaten Kudus, Demak, Kendal, Sragen, Semarang, Batang, Cilacap, dan Temanggung.
Pengukuran IDSD ini dilakukan secara resmi oleh Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk mengukur tingkat produktivitas dan daya saing daerah, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota, secara komprehensif.
Peningkatan skor IDSD Blora terjadi secara konsisten dari tahun ke tahun, mencapai 3,70 pada 2025 dari sebelumnya 3,58 pada 2024-mengalami kenaikan sebesar 0,12 poin. Orang nomor satu di Blora itu menegaskan bahwa raihan ini akan menjadi katalisator bagi pemerintah daerah untuk terus memajukan kesejahteraan warga.
