Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi penurunan nilai tukar rupiah yang menyentuh Rp 17.800, menyatakan fundamental ekonomi Indonesia tetap kuat.
Dampak perang AS-Israel terhadap Iran mengguncang ekonomi global. Negara-negara seperti Pakistan, Thailand, dan Bangladesh menerapkan kebijakan hemat energi.