Tercatat ada 40 jemaah haji Indonesia yang wafat pada fase Armuzna. Jumlah ini menurun dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 64 jemaah.
Garuda mengubah rute kepulangan sekitar 15 ribu jemaah haji yang tertampung dalam 46 kelompk terbang (kloter). Garuda menepis bahwa perubahan itu mendadak.