Tim SAR menemukan santri meninggal dalam kondisi sujud di reruntuhan Ponpes Al Khoziny, Sidoarjo. Proses evakuasi menyisakan kisah haru dan identifikasi korban.
13 santri korban ambruknya Musala Al Khoziny dirawat intensif, dua di antaranya harus menjalani amputasi. Kondisi mereka stabil dan menunjukkan semangat.
KUAI Kedutaan Besar Korea Selatan, Park Soo-deok, menyampaikan keprihatinan atas kejadian ambruknya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo.
Tragedi ambruknya bangunan di Ponpes Al Khoziny menyisakan satu jenazah tak teridentifikasi. Tim DVI Polda Jatim utamakan akurasi dalam identifikasi korban.
Korban meninggal akibat ambruknya Ponpes di Sidoarjo bertambah menjadi lima. Proses identifikasi jenazah dilakukan dengan hati-hati oleh DVI Polda Jatim.
Korban meninggal ambruknya Ponpes Al Khoziny kembali bertambah jadi lima orang. Empat sudah teridentifikasi, satu lainnya masih dalam proses pencocokan.