Pemprov Bali bakal melakukan vaksinasi terhadap ternak, khususnya sapi. Hal itu menyusul ditemukannya ternak terjangkit penyakit mulut dan kuku (PMK) di Bali.
Peternak hewan di Pasuruan menolak vaksinasi PMK karena takut sapinya mati. Ini karena pembeli enggan membeli sapi yang divaksin karena dianggap sakit.
Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) di RI membuat ekspor ternak sapi di Australia hampir terhenti dan menciptakan kekacauan dalam rantai pasokan makanan di RI.
Seorang peternak sapi, Sudirman (51) curhat di depan Wapres K. H. Ma'ruf Amin. Ia mengaku tidak enak makan saat ratusan sapi yang dipeliharanya terjangkit PMK.