Konferensi Musik Indonesia mengungkap tantangan perizinan konser. Dino Hamid dari APMI menyoroti biaya tinggi dan birokrasi rumit yang membebani promotor.
Pengusaha hiburan di Surabaya menuntut LMKN untuk memperjelas pemungutan royalti hak cipta. Mereka minta sistem yang transparan dan adil bagi pencipta lagu.