Konten absurd seperti Tung Tung Tung Sahur menarik perhatian anak-anak tapi berisiko pada perkembangan otak. Akademisi menekankan pentingnya peran orang tua.
Media sosial disebut dapat menyebabkan 'brain rot', menurunkan kualitas berpikir akibat konsumsi konten dangkal. Ini pendapat pakar tentang istilah tersebut.