Penelitian menemukan protein lonjakan SARS-CoV-2 bertahan di otak hingga empat tahun setelah infeksi, memicu peradangan dan risiko penyakit neurodegeneratif.
Lilik dan Seger, pasangan dari Banyuwangi, sukses mengembangkan bisnis distributor buah di tengah tantangan ekonomi. Mereka membuktikan ketahanan dan inovasi.