Ratusan kilogram, emas, perak dan permata itu dijarah tentara kolonial Belanda dari Istana Tjakranegara dan desa sekitarnya usai berakhirnya Perang Lombok.
Meriam penuh ukiran yang dicuri di tahun 1765 menjadi salah satu dari 478 objek budaya yang diserahkan oleh pemerintah Belanda kepada Sri Lanka dan Indonesia.