Belanda mengembalikan sejumlah artefak budaya, perhiasan, arca, ukiran candi abad ke-13, kepada Indonesia. Benda-benda itu diambil pada masa kolonialisme.
Penglingsir Puri Agung Klungkung Ida Dalem Smara Putra membeberkan ciri-ciri keris pusaka milik Kerajaan Klungkung yang dirampas Belanda pada masa penjajahan.
Keris Klungkung ini seolah-olah menjadi saksi bisu 'puputan' atau 'pertempuran sampai mati' melawan kolonialisme yang menutup sejarah kerajaan tersebut.