Ilmuwan menemukan mikroba purba berusia 40 ribu tahun di permafrost Alaska. Penemuan ini mengungkap potensi dampak pencairan permafrost terhadap iklim global.
Gelombang tsunami sulit dideteksi saat bergerak cepat di lautan lepas. Namun pada 2025, ilmuwan menyaksikan tsunami ketika ombak raksasa itu sedang bergulung.
Di jantung Alaska, para ilmuwan menghidupkan kembali sesuatu yang purba, mikroba yang terperangkap di lapisan tanah beku Arktik selama hampir 40 ribu tahun.