Pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam, Abah Setu, minta maaf usai ucapannya yang diduga menghina Nabi Muhammad SAW memicu keresahan dan penggerudukan massa.
Pimpinan Majelis Dzikir Nurul Hikam, Abah Setu, meminta maaf atas pernyataan yang menghina Nabi Muhammad. Kemenag berharap ini jadi pelajaran bagi masyarakat.