Eksekusi lahan sengketa di Enrekang berujung ricuh karena pihak tergugat melakukan perlawanan. Namun eksekusi tetap berjalan hingga 9 rumah rata dengan tanah.
Jalan nasional Trenggalek-Tulungagung, terendam banjir setinggi paha orang dewasa atau 60 cm. Akibatnya arus lalin putus total dan dialihkan jalur lain.
Banjir hingga ketinggian 1,5 meter merendam wilayah Trenggalek. Akibatnya, sejumlah perkantoran hingga pertokoan di Jalan Soekarno Hatta terpaksa tutup.