KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menyebutkan film Dirty Vote memuat pernyataan tak bernyali. Hal itu disampaikannya saat berada di Makodam I/BB, Medan.
Film Dirty Vote jadi perbincangan karena membahas dugaan kecurangan Pemilu 2024. Ganjar Pranowo nilai film itu edukasi untuk publik agar bisa menjaga demokrasi.