Polisi mengungkap, berdasarkan rekaman CCTV, wanita AEL (52) mengumpulkan HP tiga korban lain sebelum melompat dari lantai 22 apartemen di Penjaringan, Jakut.
Si Kabayan dalam karakternya mewakili masyarakat Sunda yang rileks dan memandang segala sesuatu dengan cara yang "sineger tengah" (mengambil pertengahan).