Seorang guru di Pangandaran dibuat kaget karena puluhan siswa yang diajarinya tidak bisa membaca dan menulis. Padahal puluhan siswa itu duduk di bangku SMP.
Komisi IV DPRD Bengkulu meminta agar oknum guru yang membully siswa agar dites kejiwaannya, meskipun pihak sekolah telah melakukan mediasi dengan ortu korban.