"Kami mau bikin WhatsApp tetap simple. Kami nggak mau membuat semua fitur ada di sana dan jadi membingungkan. Jadi keseimbangan adalah yang pertama buat kami,"
MU (43), seorang guru SMP berkali-kali memperkosa muridnya di lingkungan sekolah. Aksi bejat itu terbongkar lewat chat keduanya. Begini pengakuan pelaku.