Menlu Denmark mengatakan pembakaran Al-Quran dapat memiliki "konsekuensi negatif yang signifikan." Insiden itu memicu kemarahan umat Islam di banyak negara.
Aksi pembakaran Al-Qur'an kian meluas dan memicu kemarahan umat Muslim sedunia. Hal ini membuat Perdana Menteri (PM) Swedia Ulf Kristersson merasa waswas.