Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengungkapkan sejumlah kendala pembangunan sekolah rakyat. Salah satunya yakni minimnya lahan untuk pembangunan sekolah.
Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial Agus Zainal Arifin mengatakan ada 63 titik sekolah rakyat yang mulai beroperasi pada Juli 2025.