Seorang bocah SD di Ngada, NTT, mengakhiri hidupnya dengan gantung diri setelah kecewa tak dibelikan buku dan pulpen. Surat perpisahan menyentuh ditinggalkan.
Dokter jiwa menyoroti perubahan perilaku sebagai salah satu 'alarm' tanda distres pada anak. Ini penting dikenali untuk mencegah kasus bunuh diri pada anak.