Gencatan senjata yang terjadi di Gaza, tak membuat Israel berhenti membunuh warga Palestina. Kini, Israel mengalihkan serangannya dari Gaza ke Tepi Barat.
Kantor Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengecam operasi militer Israel di Tepi Barat yang menewaskan 70 orang dan menyebutnya sebagai "pembersihan etnis".
Gencatan senjata antara Hamas dan Israel telah disetujui dan dimulai pada Minggu (19/1/2025) pagi pukul 08.30 waktu setempat. Simak berita lengkapnya berikut.
Kantor berita Palestina Shehab, sekitar pukul 11.30 WIB, Senin (13/10), melaporkan bahwa Hamas telah merilis nama-nama 20 sandera yang akan dibebaskan.