6 Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Tertunda Pulang, Dirawat di RS Saudi

6 Jemaah Haji Debarkasi Surabaya Tertunda Pulang, Dirawat di RS Saudi

Esti Widiyana - detikJatim
Minggu, 07 Jun 2026 21:45 WIB
Jemaah haji kloter terakhir Debarkasi Surabaya.
Jemaah haji debarkasi Surabaya. (Foto: dok. Esti Widiyana/detikJatim)
Surabaya -

Sebanyak 25 Kloter jemaah haji Debarkasi Surabaya sudah pulang ke Tanah Air. Namun, masih ada 6 jemaah yang tertunda pulang ke Indonesia bersama rombongan kloter karena masih menjalani perawatan.

Berikut ini daftar 6 jemaah haji yang masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi tersebut.

1. Mohammad Dzikri Muiz (65), Kabupaten Probolinggo, Kloter 4, dirawat di RS Jeddah karena kanker.
2. Siti Mutmainah Asari (64), Kota Malang, Kloter 14, dirawat di RS Bandara Taif.
3. Matory Ahmad Jalil (78), Kota Malang, Kloter 14, dirawat di RS King Faisal karena sesak napas.
4. Soetrisno Semo Semin (66), Kabupaten Magetan, Kloter 21, dirawat di RS King Abdullah pasca operasi jantung.
5. Jetty Trisno (70), Kota Madiun, Kloter 22, dirawat di RS Samir Abbas karena infeksi paru-paru.
6. Sri Rahayu Sudarmo (73), Kabupaten Pacitan, Kloter 25, dirawat di RS King Faisal karena gangguan paru-paru.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ketua PPIH Debarkasi Surabaya, Mohammad As'adul Anam mengatakan, pihaknya terus memantau perkembangan kondisi jamaah yang masih menjalani perawatan. PPIH juga berkoordinasi dengan petugas kesehatan haji di Arab Saudi.

ADVERTISEMENT

"Kami terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap jamaah yang masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi. PPIH bersama tim kesehatan akan memastikan mereka mendapatkan pelayanan terbaik hingga kondisi kesehatannya memungkinkan untuk dipulangkan ke Indonesia," kata Anam kepada wartawan di Asrama Haji Sukolilo, Minggu (7/6/2026).

Anam mengatakan, hingga Kloter 25, jemaah haji Debarkasi Surabaya berjalan dengan berjalan lancar.

"Kami terus memastikan seluruh layanan kedatangan, penerimaan di Asrama Haji, hingga proses pemulangan ke daerah asal dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan tertib," ujarnya.

Dari aspek ketepatan waktu penerbangan (On Time Performance/OTP), tercatat 17 kloter tiba tepat waktu, 3 kloter tiba lebih cepat dari jadwal, dan 5 kloter mengalami keterlambatan. Meskipun begitu, seluruh proses penerimaan jamaah tetap dapat dilaksanakan sesuai prosedur yang telah ditetapkan.

Dalam pelaksanaan operasional debarkasi, PPIH mencatat sebanyak 30 mutasi keluar yang terdiri atas 11 jamaah wafat di Arab Saudi, 8 jamaah sakit di Arab Saudi, 1 jamaah pulang mandiri, dan 10 kursi kosong. Selain itu terdapat 8 mutasi masuk dari kategori jamaah yang telah memiliki kloter sebelumnya.




(abq/dpe)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads