Pijatan Mak Erot masih melegenda hingga saat ini. Keturunan Mak Erot mengingatkan untuk berhati-hati dengan pijatan abal-abal yang mencaplok nama Mak Erot.
Ponpes Al-Aziziyah di Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, mengeklaim tidak ada pemukulan terhadap santriwati oleh rekannya hingga dilarikan ke rumah sakit.
Baban Saepudin adalah cucu dari Mak Erot, pakar pengobatan tradisional kebugaran pria. Ia mengaku sering memperbaiki kondisi pasien korban 'Mak Erot palsu'.
Santriwati di Ponpes Al-Aziziyah, Lombok Barat, NTB, diduga dianiaya sesama santri pakai balok. Pengurus ponpes menyebut dia masuk rumah sakit karena jerawat.
Konflik antara pasien bernama Mastampawan dengan RSUD NTB berakhir damai. Perempuan itu sebelumnya menyomasi RSUD NTB karena tangannya bengkak seusai kemoterapi