Setelah mendapat serangan udara besar-besaran, pemerintah Iran mengancam target serangan pembalasannya bisa jadi pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah.
PT Pertamina (Persero) buka suara terkait rencana Iran menutup Selat Hormuz imbas adanya serangan Amerika Serikat (AS) terhadap sejumlah situs nuklir Iran.
Bagi Indonesia, ancaman ini bersifat non-linier; tidak datang secara bertahap tetapi dapat muncul tiba-tiba, yang mampu melumpuhkan urat nadi ekonomi kita.