Gubernur DIY Sultan HB X meyakini tawuran di Tamsis tidak akan mempengaruhi pariwisata di Jogja. Meskipun tawuran itu sempat menjadi trending di Twitter.
Gubernur DIY Sri Sultan HB X angkat bicara soal harga tanah di Jogja yang semakin mahal dan membuat warga Jogja tak bisa memiliki rumah. Begini penuturannya.
Pembangunan jalan alternatif Gunungkidul-Sleman ternyata menggerus kawasan wisata air terjun di Kalurahan Nglanggeran, Kapanewon Patuk, Kabupaten Gunungkidul.
Salah satu faktor harga tanah atau rumah di wilayah Jogja tinggi adalah orang luar daerah membeli tidak pakai menawar, dan juga Jogja menjadi tujuan pensiun.
Gubernur DIY Sultan HB X menyinggung soal warga Jogja yang guyub. Sultan bilang satu rumah bisa ditinggali tiga KK yang masih terikat hubungan saudara.
Kejadian pembacokan celurit oleh sekelompok pemuda di kawasan Titik Nol Kilometer Jogja menimbulkan kekhawatiran. Berikut fakta terbaru kasus tersebut.