Kota Sukabumi dulunya bernama Soekaboemi. Nama yang pertama kali dikenalkan ahli bedah berkebangsaan Belanda, Christoffel Johannes de Wilde pada 13 Januari 1815
Para astronom untuk pertama kalinya dapat mendeteksi tabrakan Matahari mati yang dikenal sebagai bintang neutron, berkat teleskop baru yang bisa diandalkan.