Tahun 2025 akan menyaksikan empat gerhana, termasuk dua gerhana bulan total. Namun, gerhana matahari sebagian pada 21 September tidak terlihat di Indonesia.
Hujan deras disertai angin kencang masih berpotensi terjadi di Bandar Lampung. BMKG menyatakan penyebab terjadinya angin kencang dipengaruhi awan cumulonimbus.