Bandara Internasional Lombok siap meningkatkan frekuensi penerbangan untuk menurunkan harga tiket. Saat ini, okupansi bandara baru 2,2-2,3 juta penumpang.
Kementerian ATR/BPN menjamin sertifikat tanah lama tetap berlaku meski sertifikat elektronik diterapkan. Masyarakat tidak perlu khawatir akan perubahan ini.