Deolipa Yumara menyebut Bharada E menuliskan kesaksian di empat lembar kertas. Kertas itu akhirnya menjadi titik awal terbongkarnya pembunuhan Brigadir J.
Deolipa Yumara mengungkap Bharada E meminta semua anggota keluarga dan pacarnya mengganti nomor HP. Dia khawatir mereka terlacak orang-orang Ferdy Sambo.
Bharada E, melalui kuasa hukum barunya Ronny Talapessy, menanggapi gugatan Rp 15 miliar tersebut. Ronny mengatakan kliennya menggeleng-gelengkan kepala.
Saat berada di Magelang Brigadir J mendapat ancaman pembunuhan. Oleh si pengancam Brigadir J diminta untuk tidak naik ke lantai 2 ke kamar istri Ferdy Sambo.