Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pelemahan rupiah hingga menyentuh level Rp 17.700 per dolar Amerika Serikat (AS) belum mengganggu APBN.
Pelemahan rupiah hingga Rp 17.600 berdampak pada harga daging, tahu, dan biaya produksi pertanian. Petani dan pedagang merasakan efek inflasi yang signifikan.
Nilai tukar dolar AS menguat terhadap rupiah, mencapai Rp 17.658. Ini menjadi posisi terparah rupiah sepanjang masa. Dolar juga menguat terhadap mata uang lain.
Nilai tukar Dolar AS menguat terhadap Rupiah, kini di Rp 17.575. Ekonom menilai Rupiah sulit turun di bawah Rp 17.000, memerlukan kebijakan fiskal yang jelas.