Kepala Basarnas Marsdya Henri Alfiandi diduga mengondisikan pemenang tender proyek di Basarnas. KPK menyebut penyerahan suap itu menggunakan kode dana komando.
Lanal Cilacap berencana melakukan penyelaman ke bangkai kapal yang diduga dari era Perang Dunia II di Laut Cilacap, lokasi penemuan ribuan amunisi oleh nelayan.
Kabasarnas Marsekal Madya Henri Alfiandi diduga mengakali sistem lelang elektronik di Basarnas untuk mengatur pemenang proyek sesuai kesepakatan fee 10 persen.
Ribuan peninggalan masa Perang Dunia II ditemukan di Cilacap. Peninggalan itu berupa ribuan amunisi yang terkubur di dasar lautan. Begini kisah penemuannya: