Ilmuwan telah menemukan lokasi sebagian besar kerak Bumi hilang. Teknologi baru seperti pencitraan ruang angkasa membantu ilmuwan memecahkan misteri ini.
BMKG Juanda menegaskan, fenomena bediding ini tak terkait dengan aphelion. Aphelion berarti jarak bumi dengan matahari dalam titik terjauh. Ini penjelasannya.