Kelompok penyintas bom atom Hiroshima dan Nagasaki Jepang memprotes Presiden AS Donald Trump. Sebab Trump memerintahkan dimulainya kembali uji coba nuklir AS.
Kelompok penyintas bom atom Jepang, yang memenangkan Nobel Perdamaian, melontarkan protes keras pada Trump yang memerintahkan uji coba senjata nuklir AS.
Seorang siswa SMP berusia 13 tahun buat geger setelah mengirim ancaman bom melalui grup WhatsApp sekolah. Ancaman tersebut langsung dilaporkan ke Polda Kepri.