Pemerintah Provinsi Bengkulu tangani konflik antara petani dan PT Agro Bengkulu Selatan. Lima petani terluka akibat penembakan, biaya berobat digratiskan.
Pemkot Mataram rencanakan penggeseran bangunan di Kelurahan Kekalik Jaya untuk mencegah banjir. Proses dimulai awal 2026, didukung warga demi keselamatan.